RUNAWAY!

Runawaaaaaaaay! Itu kata-kata yang muncul di pikiran gue saat ini. Rasanya gue pengen lari dari masalah yang udah cukup  mengganggu gue. Ini faktor yang cukup rumit, karena gue juga nggak bisa bedain ini faktor internal atau eksternal zz. Kenapa dan kenapa? Ini dia kata yang juga terus bermunculan di otak gue. Semua berawalan dari kata kenapa. Mungkin gue salah satu dari trilyunan orang yang suka mengeluh. Mengeluh mungkin emang nggak terus-terusan gue lakukan, tapi mengeluh biasanya gue lakuin di dalam hati. Kebayang nggak tuh seberapa banyak dosa gue kalo sampai gue memendam dan terus menerus mengeluh dalam hidup?  Sebenarnya, ini semua terjadi dan bermula karena adanya suatu masalah yang akhir-akhir ini bermunculan dan makin hari semakin parah tentunya. Gue nggak tau harus gimana lagi mengahadapi temen gue. Dia semenjak memiliki ‘hal baru’ dalam hidupnya jadi agak berubah dan jarang bergabung sama sahabat-sahabatnya (termasuk gue).  Dia jadi  suka marah-marah sendiri kalau gabung sama gue dan temen-temen gue yang lain. Kita semua bisa melihat semua kejanggalan yang ada. Kayaknya ada yang aneh. Udah gitu, waktu jalan mau balikin kostum nari (buat ujian praktek), dia pasang muka yang asem banget, dan nggak kasih tahu sebabnya. Gue nggak tahu lagi deh. Gue jadi males dan memilih buat nggak peduli lagi, karena gue pikir kayaknya dia udah nggak butuh keberadaan gue lagi sebagai sahabatnya yang selama ini ada di dekat dia. Mau apalagi? Dari pada gue tenggelam dalam kesendirian (hahaapa coba?). Gue mencoba buat gabung sama temen-temen yang lain. Lagipula dia juga kayaknya lebih asik sama ‘hal barunya’. Maaf deh kalau gue salah persepsi. Tapi gue juga nggak enak kalau keberadaan gue semata-mata hanya untuk pelarian dari ‘hal barunya’. Gue nggak tahu, apa mungkin ‘hal baru’ itu bikin dia berubah karena membuatnya nggak nyaman menjalani hidup. Bener gitu nggak? Nobody knows. Temen-temen gue nggak satu pun ada yang tahu. Dan paling mereka cuma bisa bilang, ‘Dia kenapa, Nind?’. Iyaaaa, mana gue tahulah, dia aja nggak pernah kasih tahu ke gue masalahnya apa dan tiba-tiba dia pasang muka bete dan cemberut. Maaf deh, bukannya gue mau menghianati keberadaan lu sebagai sahabat gue, tapi gue merasa nggak dibutuhkan lagi disini. Kayaknya gue banyak minta maaf ya disini? Hahaha jujur aja, niat gue juga itu, tapi gue nggak tahu harus mulai dari mana. Kita semua tuh tahu banget dia yang dulu kayak gimana. Yang pasti suka bikin suasana jadi rame. Tapi semenjak ada ‘hal baru’ dalam hidupnya, dia berubah drastis! Remaja = makhluk labil yang sulit diprediksi dan memprediksikan dirinya sendiri. Itu yang gue tahu dan gue ambil dari pengalaman yang ada. Gue sendiri nggak yakin juga sih, sama pernyataan gue yang tadi. Itu cuma salah satu dari analisa gue aja dari hidup gue.  Gue sendiri sebagai sahabat punya keterbatasan dalam masalah kesabaran. Gue nggak akan munafik disini. Ini merupakan hal-hal yang mengganjal di hati gue akhir-akhir ini. Bukannya gue nggak mau peduli sama dia lagi, tapi dia nggak peduli lagi sama kepedulian gue (ngerti nggaak?). Gue coba tanya apa masalahnya, dia diem aja. Gue diemin, salah juga. Kesannya gue nggak mau tahu masalah temen gue sendiri. Aaaaaah nggak tahulah, gue pusing. Jadi ini persahabatan? COMPLICATED, huh? Gue cuma pengen kita semua bisa masuk SMA yang kita mau dan bisa ngejalanin tes dengan mudah tanpa halangan. Itu aja kok. Gue juga nggak mau kita semua ngejalanin tes RSBI dengan rasa bersalah. Gue cuma mau bikin ini semua jadi clear. Semoga aja gue nggak bener-bener memutuskan untuk runaway dari masalah ini. Ya Allah kuatkanlah hamba-Mu ini dalam menghadapi berbagai cobaan dan semoga hamba bisa mendapatkan SMA yang hamba inginkan (amin).

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.